Cara Memperbaiki Tingkat Konversi Website Anda

Cara Memperbaiki Tingkat Konversi Website Anda
Cara Memperbaiki Tingkat Konversi Website Anda

cara memperbaiki tingkat konversi websiteAnda telah berusaha keras untuk membangun website Anda serta memilih produk dan layanan yang tepat untuk ditawarkan kepada calon pelanggan. Tapi apa yang terjadi jika orang tidak mengunjungi situs Anda? Atau, lebih buruk lagi, apa yang terjadi jika mereka muncul tetapi gagal untuk melakukan pembelian?

Jika ternyata hasilnya tidak sesuai dengan harapan anda, Anda mungkin memiliki masalah tingkat konversi ? yang berarti Anda tidak mengkonversi pengunjung online menjadi pelanggan yang membayar. Skenario berikut dapat membantu Anda mendiagnosa masalah website Anda dan menentukan bagaimana memperbaikinya untuk meningkatkan keberhasilan Anda:

Tidak ada pengunjung dan tidak ada konversi.

Agar konversi terjadi pada website Anda, Anda memerlukan dua hal: tetapkan sasaran dan pengguna situs anda. Jadi jika tingkat konversi Anda tampaknya rendah, pertama-tama kunjungilah akun Google Analytics Anda. Di sana, Anda akan dapat menentukan apakah Anda memiliki lalu lintas yang cukup untuk membawa web Anda di halaman pertama.

Perhatikan bahwa website cenderung mempunyai konversi sekitar 1 persen sampai 5 persen. Itu berarti untuk setiap 100 orang yang mengunjungi situs web Anda, antara satu sampai lima orang dapat diharapkan untuk melaksanakan tindakan konversi yang Anda sasar ? apakah itu membeli produk Anda, mendaftar untuk email newsletter Anda atau mendownload file tertentu.

Jika situs Anda menerima ribuan pengunjung setiap hari, tingkat konversi rendah tidak akan jadi masalah besar. Tetapi jika Anda melihat hanya 10 pengunjung per hari, bisa memakan seminggu atau lebih untuk memiliki konversi.

Jadi, jika pengunjung Anda rendah dan Anda tidak mendapatkan tingkat konversi yang Anda inginkan, langkah pertama adalah harus menarik lebih banyak pengunjung ke situs Anda. Anda dapat melakukan ini dengan menggunakan sejumlah teknik promosi yang berbeda, apakah Anda memilih pay per click (PPC ), search engine optimization ( SEO ), pemasaran media sosial atau strategi pemasaran digital lain.

Bounce rate yang tinggi dan konversi rendah.

Misalkan website Anda menerima jumlah pengunjung yang stabil, tapi Anda masih tidak melihat jumlah konversi yang Anda inginkan. Dalam kasus ini, itu kembali ke akun Google Analytics Anda untuk memeriksa bounce rate website Anda.

Bounce rate mengacu pada jumlah orang yang tiba di website Anda dan meninggalkannya sebelum mengklik untuk mengunjungi halaman lain di situs Anda. Bounce rate yang tinggi menunjukkan bahwa orang tidak segera menemukan apa yang mereka cari di situs Anda dan pergi sebelum mereka memiliki kesempatan untuk terlibat lebih lanjut dengan produk atau jasa anda.

Hal ini dapat terjadi karena berbagai alasan, misalnya:

Website Anda rusak atau tidak dapat diakses untuk beberapa browser, sehingga mencegah pengunjung untuk mengakses setiap konten Anda. Desain website Anda kuno, menyebabkan kepercayaan pengunjung rendah pada merek Anda. Informasi yang pengunjung cari tersembunyi pada konten website anda. Fitur dan manfaat dari produk, jasa atau merek anda tidak cukup bagi pengunjung baru .

Keterlibatan yang tinggi dan konversi rendah.

Bagaimana jika Anda memiliki banyak pengunjung aktif terlibat dengan konten Anda, tetapi mereka hanya tidak mengambil tindakan konversi yang anda tentukan? Biasanya, masalah ini berasal dari salah satu dari dua kelemahan:

  • Pengunjung tidak tahu bagaimana untuk mengambil tindakan di web Anda
  • Pengunjung tidak tahu mengapa mereka harus mengambil sasaran anda

Tetapi ini bukan satu-satunya faktor yang dapat mempengaruhi tingkat konversi website Anda . Memahami psikologi dan perilaku konsumen lebih penting. Tetapi, cara khusus dan prosedur pengujian yang dijelaskan di atas perlu diterapkan untuk meminimalkan kelemahan dan meningkatkan hasil secara penjualan Anda secara online.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*